Zelenskyy ke Lithuania untuk Bahas Dukungan Eropa di Tengah Perang dengan Rusia 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Rabu (10/1) ke Lithuania untuk apa yang ia sebut pembicaraan mengenai keamanan, integrasi dengan NATO dan Uni Eropa, kerja sama drone dan mengoordinasikan dukungan Eropa.

Zelenskyy juga mengatakan ia akan menyatakan terima kasih kepada Lithuania atas “dukungannya yang tanpa kompromi bagi Ukraina sejak 2014 dan terutama sekarang ini, selama agresi penuh Rusia.”

Kantor Presiden Gitanas Nausėda mengatakan bahwa selain membahas perang di Ukraina, kedua pemimpin itu juga akan berpidato kepada rakyat Lithuania dan bertemu dengan para pengungsi Ukraina yang tinggal di Lithuania.

Zelenskyy sesekali melakukan perjalanan keluar Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi skala penuhnya terhadap negara itu pada Februari 2022.

Hari Rabu ia mengatakan bahwa selain Lithuania, ia juga akan singgah di Estonia dan Latvia.

Zelenskyy dan para pejabat Ukraina lainnya telah menyatakan perlunya meningkatkan pertahanan udara Ukraina di tengah-tengah serangan harian Rusia. Tahun ini terjadi gelombang serangan drone dan terutama rudal yang luar biasa intens dari Rusia, yang kerap kali menargetkan kota-kota di Ukraina.

Presiden Lituania Gitanas Nauseda (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat pertemuan di Vilnius, Lituania, Rabu, 10 Januari 2024. (Kantor Pers Kepresidenan Ukraina via AP)

AS, sebagian besar anggota Uni Eropa dan lebih dari 20 negara lainnya mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Selasa yang mengutuk penjualan rudal Korea Utara ke Rusia dan kemudian penggunaan rudal-rudal itu oleh militer Rusia dalam serangannya terhadap Ukraina.

Menurut pernyataan itu, serangan-serangan tersebut terjadi pada 30 Desember dan 2 Januari, dan bahwa para penandatangan memantau dengan cermat apa yang diberikan Rusia kepada Korea Utara sebagai imbalan rudal-rudalnya.

“Transfer senjata-senjata ini meningkatkan penderitaan rakyat Ukraina, mendukung perang agresi Rusia, dan melemahkan rezim nonproliferasi global,” kata pernyataan itu. “Penggunaan rudal balistik Korea Utara oleh Rusia di Ukraina jug memberi wawasan teknis dan militer yang berharga bagi Korea Utara.”

Mereka yang menandatangani pernyataan bersama itu antara lain adalah para menteri luar negeri Argentina, Kanada, Israel, Jepang, Norwegia dan Korea Selatan. [uh/ab]

Sumber: www.voaindonesia.com