Tato Naga Laris Menjelang Imlek

Tato baru di lengan kiri itu memperlihatkan naga raksasa. Ada sentuhan warna merah, biru, dan kuning.

Seniman tato Marcus Yuen telah menciptakan desain warna-warni ini selama lebih dari 12 tahun. Salon tatonya, “59 Tattoo” di Kowloon, dihiasi rangkaian gambar bersejarah. Dindingnya dihiasi rancangan naga antik karya seniman tato Hong Kong beberapa generasi sebelumnya. Yuen menuturkan, “Naga selalu hadir dengan banyak makna baik, terutama bagi masyarakat Asia. Bahkan kaisar akan menggunakan naga dalam perumpamaannya.”

Libur Imlek akan dimulai pada 10 Februari. Tahun ini menyambut datangnya Tahun Naga.

Yuen menambahkan, “Perasaannya adalah bahwa ia adalah makhluk yang paling unggul dari semua makhluk. Jadi, jika Anda ingin memiliki tato, sejak awal Anda tidak akan memilih tikus. Anda menginginkan gambar terbaik dan sesuatu yang akan memberi Anda rasa percaya diri.”

Evan McCarthy dari Australia telah tinggal di Hong Kong selama enam tahun. Pada tubuhnya terdapat beberapa tato. Tetapi bulan ini ia memilih untuk membuat tato naga besar baru di lengan kirinya.

Yuen mengatakan proses tato naga memakan waktu tiga sesi. Dari desain hingga pewarnaan, ada banyak detail. Dan kulit perlu diistirahatkan di antara proses-proses itu setelah berjam-jam berada di bawah jarum.

McCarthy mengatakan dia telah mengunjungi banyak kuil dan tempat suci di Hong Kong. Ia melihat gambar naga yang meliuk-liuk di salah satu kuil tersebut.

“Saya suka desainnya. Itu naga China. Sejak itu, walaupun sudah mempunyai tato, karena saya suka tato, saya memutuskan untuk membuat tato naga.”

Yuen memulai profesi seniman tato dengan magang selama enam bulan di salon tato tradisional Hong Kong. Langkah berikutnya, mengembangkan cabang sendiri. Delapan tahun lalu, ia memulai bisnis dan kini, pada usia 33, ia memiliki enam seniman junior yang magang.

Yuen mengatakan gayanya mewujudkan semua yang ia pelajari dari ilustrasi naga gaya Hong Kong. Ia berupaya menjaga gaya budaya tato tradisional tetap hidup. Ia mencermati setiap detail – mulai dari sisik di kulit hingga struktur cakar dan, tentu saja, ekspresi wajah naga.

Pada masa lalu, tato naga sering dikaitkan dengan gangster dan keanggotaan triad. Tetapi kini, tato itu populer dan tidak memiliki hubungan yang sama.

Terdapat ratusan studio tato di Hong Kong, mulai dari studio kecil dengan satu seniman tato hingga studio besar dengan lima atau enam seniman. Dengan semakin dekatnya Tahun Naga, permintaan akan tato naga semakin meningkat.

Seniman tato kelahiran Inggris John Dougall telah menjalankan salon tato “Dragon’s Lair” selama lebih dari sepuluh tahun. Naga adalah salah satu desain khasnya.

Dougall mempelajari seni tato di Hong Kong dari Jimmy Ho, salah seorang seniman tato paling terkenal dan paling dihormati di kota tersebut. Baginya, naga adalah simbol yang abadi dan tidak akan pernah ketinggalan zaman.

“Saya hanya berpikir secara estetis, mereka terlihat sangat-sangat keren. Dan mereka benar-benar dibuat untuk ada pada tubuh. Ditato di mana saja, naga akan tampak bagus. Menurut saya, tato naga tak lekang oleh waktu, sungguh. Tato itu akan tampak bagus ketika kita berusia 20 tahun dan akan tetap tampak bagus ketika kita berusia 60 tahun. Naga bukan sesuatu yang akan ketinggalan zaman.”

Imlek, juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, menandai dimulainya kalender lunisolar. Setiap tahun diberi nama berdasar satu dari 12 tanda zodiak China dalam siklus yang berulang.

Tahun Naga menggantikan Tahun Kelinci. [ka/ab]

Sumber: www.voaindonesia.com