Rumah Tempat Pembunuhan 4 Mahasiswa Universitas Idaho Dihancurkan

Rumah di mana empat mahasiswa Universitas Idaho dibunuh pada November 2022 lalu, dihancurkan pihak berwenang pada Kamis (28/12), menandai langkah emosional yang penting bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar yang terkejut dan terpukul oleh penikaman brutal tersebut.

Suara peralatan konstruksi menembus udara pagi hari ketika sebuah ekskavator mulai merobohkan bagian depan rumah.

Bekas dinding membentuk tumpukan besar kayu yang hancur dan hancur di tanah saat puing-puing diambil dan dimasukkan ke dalam truk sampah.

Setelah sekitar tiga jam, rumah tersebut telah sepenuhnya dihancurkan. Bagian fondasi beton juga tampak hancur. Beberapa truk sampah bolak-balik menyingkirkan puing-puing dari lokasi.

Pemilik rumah sewaan di dekat kampus universitas di Moskow, Idaho, telah menyumbangkan rumah itu ke pihak universitas awal tahun lalu. Sejak saat itu, rumah tersebut telah ditutupi dan diblokade oleh pagar pengaman.

Sejumlah mahasiwa memberikan penghormatan empat mahasiswa University of Idaho. (Foto: via AP)

Ethan Chapin, Xana Kernodle, Madison Mogen, dan Kaylee Goncalves ditikam secara fatal di rumah itu pada November 2022.

Juru bicara Universitas Idaho, Jodi Walker, yang pada Februari lalu juga mengumumkan rencana untuk merobohkan rumah tersebut, melihat langkah penghancuran rumah itu sebagai langkah kunci menuju penyembuhan.

Sebagian keluarga korban sempat menentang pembongkaran tersebut, dan menyerukan agar rumah tersebut dipertahankan sampai laki-laki yang dituduh melakukan pembunuhan keempat mahasiswa itu diadili.

Bryan Kohberger, mantan mahasiswa strata dua bidang kriminologi di Washington State University, kampus yang bertetangga dengan Pullman, Washington, tetah didakwa dengan empat pasal pembunuhan. Namun pengacaranya mengajukan mosi tidak bersalah pada awal 2023. [em/ft]

Sumber: www.voaindonesia.com