Pejabat Tinggi Militer AS dan China Berbicara untuk Pertama Kalinya

Para pemimpin militer Amerika Serikat (AS) dan China bertemu untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun, pada Kamis (21/12), membahas “sejumlah masalah keamanan kawasan dan dunia,” termasuk menjaga jalur komunikasi langsung, kata para pejabat militer AS.

Ini adalah pertemuan pertama antara Ketua Staf Gabungan AS Charles Q. Brown dan Jenderal Liu Zhenli, kepala Departemen Staf Gabungan Tentara Pembebasan Rakyat, sejak Brown memangku jabatan pada Oktober, kata pernyataan itu.

Dalam konferensi video mereka pada Kamis, Brown dan Liu “membahas pentingnya bekerja sama untuk menangani persaingan secara bertanggung jawab, menghindari salah perhitungan, dan menjaga jalur komunikasi yang terbuka dan langsung,” kata Kapten Angkatan Laut AS, Jereal Dorsey, juru bicara Staf Gabungan.

Brown juga menegaskan kembali pentingnya keterlibatan militer China dalam dialog mendalam untuk menghindari kesalahpahaman.

“(Brown) menegaskan kembali pentingnya mengadakan Perundingan Koordinasi Kebijakan Pertahanan bilateral. Selain itu juga mengadakan perundingan Perjanjian Konsultatif Maritim Militer, dan membuka jalur komunikasi antara kedua pihak, Komandan Indo-Pasifik AS dan Timur dan Selatan PLA,” kata Dorsey.

Saluran komunikasi normal antara militer dari dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu diputus oleh China pada Agustus 2022, ketika Ketua DPR saat itu, Nancy Pelosi, mengunjungi Taiwan, pulau dengan pemerintahan sendiri yang dianggap Beijing sebagai bagian dari China daratan. [ps/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com