Mengawali Tahun Baru, Ukraina, Rusia Saling Lancarkan Serangan

Rusia dan Ukraina melaporkan serangan maut pada Senin (1/1), sewaktu kedua pihak melancarkan serangan bom serta drone dan Ukraina memulai lagi upaya mengusir invasi Rusia.

Pemimpin wilayah pendudukan Donetsk, Ukraina Timur, yang diangkat oleh Rusia mengatakan bombardemen di kota Donetsk menewaskan empat orang dan mencederai 13 lainnya.

Di Ukraina Selatan, Gubernur Oleg Kiper mengatakan puing-puing drone Rusia yang ditembak jatuh telah menghantam bangunan tempat tinggal di Odesa, menewaskan satu orang dan mencederai tiga lainnya.

Pertahanan udara Ukraina menembak jatuh beberapa drone di wilayah Lviv di Ukraina Barat, kata para pejabat di sana.

Secara keseluruhan, Angkatan Udara Ukraina pada Senin (1/1) mengatakan Rusia meluncurkan 90 drone dalam gelombang serangannya, suatu jumlah yang mencapai rekor. Pertahanan udara Ukraina menembak jatuh 87 di antaranya.

Penduduk setempat berdiri di balkon gedung apartemen setelah serangan drone Rusia semalam di Kharkiv, 31 Desember 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Foto: AFP)

Pidato Zelenskyy

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidato Tahun Baru bahwa pada tahun 2024, Rusia “akan merasakan dampak buruk produksi domestik kita,” yang mencakup “sedikitnya satu juta” drone Ukraina.

Ia menyinggung serangan Ukraina baru-baru ini terhadap sebuah kapal Rusia di Krimea, dengan mengatakan “tindakan kita di Laut Hitam telah menjadi babak kelam” dalam sejarah armada Rusia.

“Dan tak peduli berapa banyak rudal yang ditembakkan musuh, berapa pun pengeboman dan serangan – keji, tak kenal ampun, besar-besaran – yang dilancarkan musuh dalam upaya untuk menghancurkan rakyat Ukraina, mengintimidasi mereka, menjatuhkan Ukraina, mengusir mereka ke bawah tanah, kami akan tetap bangkit,” kata Zelenskyy. “Karena pihak yang menciptakan neraka ke tanah kita suatu hari kelak akan melihatnya dari jendelanya sendiri.”

Zelenskyy mengatakan bahwa meskipun Ukraina tidak tahu pasti apa yang akan terjadi pada tahun yang baru, “Apa pun yang terjadi, kami akan lebih kuat.”

Pidato Putin

Dalam rekaman pidato Tahun Baru kepada rakyatnya, Presiden Rusia Vladimir Putin memuji “masyarakat Rusia yang bersatu,” dan menekankan bahwa Rusia tidak akan pernah mundur dalam perangnya di Ukraina.

“Apa yang mempersatukan kita adalah nasib Tanah Air, pemahaman mendalam mengenai signifikansi tahap bersejarah lebih tinggi yang sedang dilalui Rusia,” kata Putin sambil memuji “solidaritas, belas kasihan dan ketabahan” warga negara Rusia.

Ia juga memuji angkatan bersenjata Rusia yang terlibat dalam apa yang disebut Kremlin sebagai “operasi militer khusus” di Ukraina. “Kami bangga pada kalian; kalian pahlawan. Kalian merasakan dukungan seluruh rakyat,” kata Putin. [uh/ka]

Sumber: www.voaindonesia.com