Hunter Biden akan Bersaksi dalam Penyelidikan Pemakzulan Joe Biden 

Putra Joe Biden, Hunter Biden, akan bersaksi di hadapan dua komite kongres yang melakukan penyelidikan pemakzulan terhadap presiden AS itu bulan depan, kata para ketua panel dari Partai Republik, pada Kamis (18/1).

“Hunter Biden akan hadir di hadapan komite kami untuk memberikan pernyataan pada 28 Februari 2024,” kata James Comer, ketua Komite Pengawasan dan Akuntabilitas DPR AS, dan Jim Jordan, ketua Komite Kehakiman DPR AS.

“Pernyataan Hunter akan diberikan setelah melakukan sejumlah wawancara dengan anggota keluarga dan rekan Biden. Kami menantikan kesaksian Hunter Biden,” ungkap mereka dalam sebuah pernyataan.

Partai Republik sedang berusaha menjegal Joe Biden, kandidat utama capres Partai Demokrat, menjelang pemilihan presiden November mendatang. Persaingan kandidat capres Partai Republik sendiri sejauh ini masih dipimpin jauh oleh mantan Presiden Donald Trump yang terlibat banyak skandal.

Mereka telah memulai penyelidikan pemakzulan atas tuduhan bahwa Biden mendapat keuntungan dari transaksi bisnis Hunter di luar negeri. Mereka sendiri belum memberikan bukti apa pun untuk mendukung tuduhan tersebut.

Kekacauan terjadi di gedung Kongres pekan lalu, ketika Hunter Biden datang secara langsung untuk membela diri, setelah ia mengabaikan surat panggilan kedua komite untuk meminta kesaksian tertutup.

Pernyataan Comer dan Jordan tidak merinci apakah pemberian pernyataan Hunter akan dilakukan secara terbuka atau tertutup.

Partai Republik telah sejak lama memanfaatkan sosok Hunter yang bermasalah, yang seorang mantan pecandu obat-obatan, untuk menarget Joe Biden.

Sehari setelah kemunculannya yang mengejutkan di Kongres, Hunter mengajukan pembelaan tidak bersalah atas dakwaan penghindaran pajak federal, yang menuduhnya tidak membayar pajak, namun menjalani “gaya hidup yang royal.” [rd/rs]

Sumber: www.voaindonesia.com