Hewan-hewan Sekarat Kelaparan; Pengungsi Palestina Berlindung di Kebun Binatang Rafah

Perang Israel-Hamas, yang telah berlangsung lebih dari 80 hari, menghancurkan Gaza, wilayah kantong yang terkepung Israel. Hewan-hewan di kebun binatang di Rafah, kota di Gaza Selatan, sekarat karena kelaparan.

Pemilik kebun binatang mengatakan bahwa banyak pengungsi Palestina kini berlindung di kebun binatang, di mana sudah empat monyet mati karena kelaparan. Hewan kelima juga sakit sementara orang-orang membantu hewan itu minum dan makan.

Adel Gomaa, yang mengungsi dari bagian utara Gaza, kini tinggal di kebun binatang bersama keluarganya. Ia mengatakan bahwa masyarakat pun tidak bisa mendapatkan makanan.

“Hidup di daerah pengungsian sulit. Tidak ada makanan untuk manusia. Sulit untuk mendapatkan makanan untuk hewan, karena prioritasnya adalah menyediakan makanan untuk masyarakat,” ujarnya.

Ahmed Gomaa, pemilik kebun binatang, mengatakan situasinya “tragis”, karena ia tidak mampu memberi makan hewan-hewan tersebut selama berminggu-minggu sejak dimulainya perang.

Seekor singa jantan, seekor singa betina, dan anak-anak mereka juga kelaparan, karena mereka makan roti yang direndam dalam air setiap minggu. Anak-anak singa itu mungkin akan mati jika situasinya memburuk, kata Sofian Abdeen, dokter hewan yang membantu Gomaa.

Abdeen biasanya membawa ayam mati di Gomaa dari peternakan terdekat, yang juga mati kelaparan. Namun, sementara kekurangan pangan berlanjut, situasi akan semakin memburuk. [ka/uh]

Sumber: www.voaindonesia.com